Beranda > Komputer > MENGONTROL PENGGUNAAN SOFTWARE

MENGONTROL PENGGUNAAN SOFTWARE


Batasi pengguna PC Anda dalam menjalankan dan menginstalasi aplikasi. Kita lihat bagaimana melakukan tindakan pencegahan.

Dengan adanya sejumlah user yang menggunakan PC milik Anda, Anda perlu memikirkan masalah keamanan. Anda juga perlu memastikan integritas keseluruhan sistem. Instalasi aplikasi dan penggunaannya, jika tidak dimonitor, bisa menyebabkan masalah. Pada Windows XP, ada dua jenis user account, �Computer Administrator� dan �Limited�, yang membatasi apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan oleh user. Dengan bantuan Registry, Anda bisa melakukan manajemen user yang selangkah lebih maju. Dengan mengubah key dan value, Anda bisa menentukan program apa yang bisa dijalankan pada sistem tersebut. Untuk PC rumahan, cara ini bisa digunakan oleh para orang tua yang ingin mengontrol penggunaan program instant messaging. Dari sudut pandang keamanan, cara ini bisa mencegah penggunaan program utility yang bisa mempengaruhi konfigurasi PC milik Anda.

Anda bisa membuat larangan supaya user tidak bisa menjalankan aplikasi dan file tertentu. Dengan menggunakan Registry Editor, cari HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explo rer. Value yang akan Anda edit mungkin tidak ada, jadi buatlah dulu. Jika Anda menggunakan Windows XP atau 2000 klik kanan pada panel sebelah anan dan pilih New , DWORD Value lalu beri nama DisallowRun. Beri nilai 1 untuk mengenable larangan aplikasi. Berikutnya, buat key baru HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\DisallowRun. Di dalam key ini, tentukan aplikasi yang tidak boleh dijalankan. Buat String Value yang berurutan untuk masing-masing aplikasi dengan value adalah file executable dari aplikasi yang bersangkutan. Sebagai contoh, jika Anda tidak mau MSN Messenger dijalankan maka untuk value-nya masukkan �msnmsgr.exe�. Ulangi proses untuk masing-masing aplikasi selanjutnya.

Bagi yang menggunakan versi Windows yang lebih lama Anda bisa membuat larangan yang sama, tetapi dengan Registry value yang berbeda. Buka HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer. Buat DWORD Value bernama RestrictRun dan beri nilai 1 untuk meng-enable larangan. Kemudian, buat key lagi, HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\RestrictRun, di mana aplikasi yang dilarang akan dimasukan. Buat String Value dengan nomor yang berurutan dengan value file executable dari masing-masing aplikasi.

Jika menggunakan versi Windows yang lama Anda bisa mengedit Regitry supaya aplikas real-mode DOS tidak bisa dijalankan. Perubahan ini akan membuat program DOS tidak bisa dijalankan dari dalam interface Windows. Buka HKEY_ LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft \Windows\CurrentVersion\policies\ WinOldApp dan buat DWORD Value bernama NoRealMode dengan value sama dengan 1 untuk mengenable larangan.

Membatasi Startup
Pengaturan ini akan membuat system atau user tidak bisa menjalankan program startup, dengan mengubah instruksi pada Registry. Untuk melakukan ini per user buka HKEY_CURRENT_ USER\Software\Microsoft\Windows\ CurrentVersion\Policies\Explorer. Buat empat DWORD Values sebagai berikut: DisableLocal MachineRun, DisableLocalMachine RunOnce, DisableCurrentUserRun dan DisableCurrentUserRunOnce. Masing-masing harus diberi nilai 1 untuk mengenable larangan. Untuk meng-enable item startup Anda bisa menghapus DWORD Value tersebut atau ubah nilai mereka ke 0.

User bisa mencegah program startup dengan menahan tombol [Shift] pada waktu Windows di-load. Anda bisa mendisable-nya. Buka HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Winlogon. Buat DWORD Value bernama IgnoreShift-Override dan beri nilai 1.

User bisa menghilangkan masalah dengan menggunakan System Restore, tetapi mengembalikan setting dengan menggunakan tool ini bisa menyebabkan dampak yang berlawanan bagi semua user PC. Untuk itu, Anda mungkin ingin mencegah user supaya tidak bisa menggunakan System Restore. Anda bisa mengedit Registry untuk men-disable System Restore, tetapi itu tidak mempengaruhi kemampuan sistem dalam membuat titik system restore.

Cari HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\ Policies\Microsoft\WindowsNT. Klik kanan Window NT, pilih New, Key dan beri nama SystemRestore. Buat dua DWORD Value, pertama bernama DisableConfig. Beri nilai 1 untuk mendisable interface System Restore dan juga link ke System Restore pada System Properties. Terakhir, buat DWORD Value bernama DisableSR dan beri nilai 1 untuk menghilangkan shortcut System Restore pada Start menu.

Mencegah Program Supaya Tidak Bisa Dijalankan dari Help User bisa menjalankan aplikasi dari online Help, tetapi Anda dapat mencegahnya. Setting untuk policy ini terdapat pada HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\Buat key dengan nama System, dan kemudian buat String Value dengan nama DisableInHelp. Jika Anda mengenable larangan tersebut maka Anda program tidak bisa dijalankan dari Help. Pada waktu meng-enable larangan, masukkan daftar program yang ingin Anda larang. Masukkan nama file executable masing-masing aplikasi, dipisah dengan koma. Sebagai contoh, � DisableInHelp� = �cmd.exe , command.com� akan membuat command prompt dan command tidak dapat dijalankan dari online Help.

MEN-DISABLE PROGRAM STARTUP
Salah satu cara untuk menyederhanakan konfigurasi adalah dengan men-disable program startup. Dengan menekan tombol [Shift] pada waktu logon, Anda bisa mencegah Windows XP supaya tidak menjalankan program atau shortcut pada folder berikut: systemdrive\Documents and Settings\Username\Start Menu\Programs\Startup, systemdrive\Documents andSettings\All Users\Start Menu\Programs\Startup, windir\Profiles\Username\Start Menu\Programs\Startup, windir\Profiles\All Users\StartMenu\Programs\Startup.

Untuk mendisable program atau shortcut, Anda harus menekan tombol [Shift] sampai icon desktop muncul. Menekan tombol [Shift] merupakan alternatif yang lebih baik dibanding menghapus atau memindahkan program dan shortcut karena cara ini hanya mempengaruhi user yang bersangkutan.

System Configuration Utility
System Configuration Utility memungkinkan Anda men-disable satu atau beberapa program. Anda juga bisa mendisable suatu program tertentu sehingga tidak dapat menggunakan registry untuk menyimpan informasi. Sebagai contoh, pada komputer x86, Anda bisa menggunakan tool ini untuk men-disable program startup yang 16-bit.

Untuk men-disbale program menggunakan System Configuration Utility, ketik msconfig pada kotak dialog Run, dan kemudian klik OK. Untuk men-disable program, pilih tab General, klik Selective Startup, dan kemudian hilangkan tanda centang pada Process WIN.INI File dan Load Startup Items. Atau, untuk men-disable item tertentu, pilih tab Startup atau WIN.INI, dan kemudian hilangkan tanda centang pada item yang ingin Anda disable. Anda juga bisa mengklik Disable All pada tab Startup dan WIN.INI untuk men-disable semua item pada masing-masing tab.

Jika Anda mengubah startup dengan menggunakan System Configuration Utility, Windows XP menampilkan pesan berikut pada waktu Anda log on: �You have used the System Configuration Utility to make temporary changes to some of your system settings. To return to normal operations, choose the Normal option on the General tab.� Pesan dan System Configuration Utility akan terus muncul setiap kali Anda melakukan log on sampai Anda mengembalikan setting startup dengan mengklik Normal Startup di bagian Startup Selection pada tab General. Untuk mengubah setting secara permanen, Anda harus memindahkan atau menghapus shortcut startuo, mengubah setting Group Policy, atau meng-uninstall aplikasi tersebut.

MENGGUNAKAN REGISTRY UNTUK MENGUBAH TAMPILAN DAN MENINGKATKAN KEAMANAN DESKTOP
Dengan menggunakan setting builtin pada Windows, Anda bisa mengubah dan mempersonalisasi tampilan PC. Namun, Anda bisa lebih meningkatkan tampilan dan penggunaan system dengan mengubah Registry.

Menghilangkan My Computer
Dengan mengedit key dan membuat yang baru Anda tidak hanya meningkatkan keindahan Windows, tetapi juga mengubah fungsinya. Sebagai contoh, Anda bisa menghilangkan icon My Computer dari desktop. Ini memang bukan keamanan yang andal, tetapi cukup untuk mencegah user yang ingin tahu isi harddisk Anda. Perubahan ini juga akan menghilangkan My Computer dari Start menu. Cari HKEY_LOCAL_ MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\policies\ NonEnum. Buat atau ubah DWORD Value bernama { 2 0 D 0 4 F E 0 – 3 A E A – 1 0 6 9 – A 2 D 8 – 08002B30309D} dan beri nilai 1 untuk membuat icon tidak terlihat.

Memperindah Desktop
Jika ingin mempunyai tampilan desktop yang lebih baik Anda bisa mengatur kedalaman warna yang digunakan untuk menampilkan icon. Buka HKEY_CURRENT_USER\Contro Panel\Desktop\ WindowMetrics dan edit String Value bernama Shell Icon BPP. Anda bisa mengubah nilainya sesuai dengan jumlah warna yang Anda inginkan untuk menampilkan icon. Sebagai contoh, nilai 4 untuk 16 warna, 8 untuk 256 warna, 16 untuk 65536 warna dan 24 untuk 16,7 juta warna. Masih pada lokasi yang sama, edit atau buat String Value bernema Shell Icon Size. Nilai default-nya adalah 32: ini adalah ukuran icon dalam pixel. Tambahkan atau kurangi nilainya untuk mengubah ukuran icon desktop Anda.

Pada waktu melihat isi folder dalam Thumbnails view, Anda bisa mengubah ukuran icon thumbnail dari HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\.Edit atau buat DWORD Value bernama ThumbnailSize dan buat nilainya sesuai dengan ukuran (dalam pixel) icon thumbnail yang Anda inginkan. Anda juga bisa membuat DWORD Value bernama ThumbnailQuality untuk menentukan kualitas gambar thumbnail yang ditampilkan. Nilai default-nya adalah 90, tetapi nilainya bisa diubah antara 50 sampai 100.

Mengatur Icon
Registry memungkinkan Anda mengatur icon supaya tampil seperti yang Anda inginkan. Dari HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\WindowMetrics Anda bisa mengatur tampilan teks nama icon. Edit String Value bernama IconTitleWrap dan beri nilai 0 supaya nama tidak dipotong, tetapi muncul dalam satu baris. Ubah nilainya ke 1 supaya teks nama dipotong lagi.

Anda bisa mengubah desain yang digunakan oleh sebagian besar icon dengan mengklik-kanan dan memilih Properties. Namun, untuk Recycle Bin tidak ada opsi itu � Anda perlu mengedit Registry jika ingin mengubah tampilannya. Pertama buka HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}\DefaultIcon. Di situ Anda akan melihat tiga nilai berbeda yang menunjukkan status Recycle Bin yaitu (Default), Empty dan Full. Nilai masing-masing perlu diubah ke lokasi file icon yang ingin Anda gunakan. Pada situs seperti iconarchive.com Anda bisa men-download icon secara gratis, atau membuat sendiri.

Pada waktu menginstalasi aplikasi baru pada Windows XP, aplikasi tersebut secara default disorot pada Start menu sehingga Anda bisa langsung menemukannya. Dengan mengedit Registry Anda bisa mengontrol efek tersebut dan memilih apakah ingin meng-enable atau disable. Buka HKEY_ CURRENT_USER\Software\Microsoft\ Windows\ CurrentVersion\Explorer\ Advanced dan buat atau edit DWORD Value bernama Start_NotifyNewApps, lalu beri nilai 1 untuk meng-enable penyorotan. Anda juga bisa mengedit Registry untuk menyorot sebagian program yang terinstalasi seperti Microsoft Office. Buka HKEY_CURRENT_ USER\Software\Microsoft\Windows\ CurrentVersion\ Policies\Explorer dan edit atau buat DWORD Value bernama GreyMSIAds. Beri nilai 1 supaya penyorotan dilakukan.

Secara defult program yang baru terinstalasi tidak akan diurutkan secara abjad, meskipun Anda bisa saja mengklik kanan menu dan memilih Sort by Name. Supaya menu selalu muncul secara berurutan buka HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Explorer\MenuOrder, lalu hapus key Start Menu. Perubahan ini akan dirasakan pada waktu berikutnya Anda merestart sistem

Menghilangkan Daftar Program dan Nama User
Start menu pada XP sedikit berbeda dengan Windows versi sebelumnya karena jumlah elemen yang dapat diubah lebih banyak. Sebagai contoh, ada daftar shortcut program yang sering digunakan. Untuk menghilangkannya dari pandangan Anda bisa mengedit Registry pada HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ Policies\Explorer. Buat DWORD Value bernama NoStartMenuPinnedList dan beri nilai 1 supaya tidak ditampilkan. Untuk menampilkan daftar kembali ubah nilainya ke 0.

Item lain yang dapat dihilangkan dari pandangan adalah nama user di bagian atas Start menu. Pengubahan Registry berguna terutama jika Anda menggunakan theme dan ingin interface nampak sebisa mungkin nonstandar. Untuk melakukannya buat key baru HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\ Microsoft\Windows\CurrentVersion\ policies\Explorer. Buat DWORD Value bernama NoUserNameInStartMenu dan beri nilai 1 untuk memastikan nama user tetap tersembunyi.

Kategori:Komputer Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s