Registry


Definisi Registry
=================
Registry adalah database yang digunakan untuk menyimpan setting – setting untuk sistem operasi Windows 9x dan NT. Registry berisi setting – setting untuk seluruh hardware, software, user, dan juga preferences dari PC tersebut. Setiap kali user membuat perubahan setting – setting Control Panel, File, atau software, perubahan – perubahan tersebut disimpan dan di catat di Registry.

Letak Registry
==============
File – file yang memuat registry disimpan pada tempat/direktori yang berbeda tergantung dari versi Windowsnya. Untuk Windows 95 dan 98, registry disimpan di dalam dua file di dalamdirektori Windows yaitu USER.DAT dan SYSTEM.DAT. Sedangkan untuk Windows NT dimuat di direktori Windows / System32 / Config.

Cara Mengedit Registry
======================
Ada editor untuk Registry (REGEDIT.EXE) yang merupakan bawaan pada kebanyakan versi Windows yang memungkinkan kita untuk melihat, mencari, dan mengedit data didalam Registry. Ada beberapa cara untuk menjalankan Registry Editor, yang paling mudah adalah dengan mengklik tombol START, kemudian pilih RUN, dan pada kotak OPEN ketik “regedit”.

– Membuat Shortcut Untuk Regedit
Klik kanan pada daerah kosong di desktop, pilih New, kemudian Shortcut. Pada kotak Command Line ketikkan “regedit.exe” dan klik Next, ketik “Edit Registri” dan klik Finish.

– Menggunakan Regedit Untuk Memodifikasii Registry
Bila telah masuk Regedit, akan nampak bahwa pada sebelah kiri adalah kumpulan folder – folder dan pada sebelah kanan adalah isi (value) dari folder yang terpilih. Untuk meng-expand suatu folder, klik tanda tambah [+] pada bagian kiri dari folder, atau dengan
mengklik ganda pada folder tsb. Untuk menampilkan isi dari suatu key (folder), klik key tertentu dan lihat nilainya (value) pada bagian kanan. Kita dapat pula menambah key atau value yang baru dengan mengklik New pada Edit menu, atau dengan mengklik kanan mouse. Untuk me-rename dan menghapus, caranya hampir sama. Sebelum kita membuat perubahan pada registry, amat dianjurkan untuk mem-backup registry, penjelasannya dapat dilihat pada bagian berikutnya.

– Perintah – perintah Regedit
Regedit mempunyai sejumlah perintah – perintah untuk membantu user dengan batch file atau command prompt. Berikut ini adalah beberapa option atau perintah dan beberapa diantaranya hanya untuk OS tertentu. regedit.exe [options] [filename] filename Import .reg file into the registry/s tidak menampilkan kotak dialog saat mengimport file .reg/e Export file registry misal regedit /e filename.reg HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM/L:system Menentukan lokasi file system.dat yang dipakai
/R:user Menentukan lokasi file user.dat yang dipakai
/C Kompres [filename] (hanya untuk Windows 98)

Struktur Registry
=================
Registry mempunyai struktur hirarki. Meskipun kelihatannya rumit, strukturnya mirip dengan struktur direktori pada harddisk, dan Regedit juga serupa dengan Windows Explorer. Setiap cabang utama (dinyatakan dengan icon folder dalam Registry Editor) disebut Hive. Setiap Hive berisi Key. Setiap Key dapat berisi SubKey dan juga Value. Value berisi informasi – informasi yang disimpan dalam Registry. Ada tiga tipe value; String, Binary dan DWORD yang kegunaannya tergantung keperluan. Ada enam cabang utama yang setiap cabangnya berisi informasi yang spesifik yang disimpan dalam Registry :

· HKEY_CLASSES_ROOT : Cabang ini berisi semua tipe – tipe file, informasi OLE dan shortcut data.

· HKEY_CURRENT_USER : Cabang ini merupakan link ke bagian HKEY_USERS yang bersesuaian saat user login ke PC. Informasi yang ada hanya digunakan oleh user yang sesuai.

· HKEY_LOCAL_MACHINE : Cabang ini berisi semua informasi komputer mengenai tipe hardware, software, dan preferences yang lain. Semua informasi ini digunakan oleh seluruh user yang log on ke komputer.

· HKEY_USERS : cabang ini berisi preferences individu untuk setiap user komputer, setiap user diwakili dengan sub-key SID yang terletak di bawah cabang utama.

· HKEY_CURRENT_CONFIG : Cabang ini merupakan link ke bagian HKEY_LOCAL_MACHINE yang sesuai dengan konfigurasi hardware yang sedang digunakan.

· HKEY_DYN_DATA : Cabang ini mengarah ke bagian HKEY_LOCAL_MACHINE, untuk penggunaan fungsi Plug-&-Play Windows, bagian ini bersifat dinamis dan akan berubah bila ada perangkat yang ditambah atau dilepas dari system.

Mem-backup Dan Me-restore Registry
==================================
Microsoft mengikutsertakan sebuah utility pada CD-ROM Windows 95 yang memungkinkan kita membuat backup Registry komputer. Program Microsoft Configuration Backup yaitu CFGBACK.EXE dapat ditemukan pada direktori \Other\Misc\Cfgback di CD-ROM Windows 95. Dengan utility ini kita dapat membuat sampai sembilan backup registri yang berbeda, yang akan disimpan di direktori Windows
dengan ekstensi RBK. Jika sistem di set untuk multi user, program CFGBACK.EXE tidak dapat
membackup file USER.DAT.

Setelah mem-backup Registry, kita dapat mengkopi file RBK ke floppy disk. Dan untuk
me-restore-nya file RBK harus ada di direktori \Windows. Windows 95 menyimpan file – file backup dalam bentuk terkompres, dan untuk me-restore-nya hanya dapat menggunakan utility CFGBACK.EXE.

Import Dan Export Setting – Setting Registry
============================================
Ada feature yang bagus yang disediakan oleh Registry Editor yaitu kemampuannya untuk mengimport dan mengeksport setting – setting registry dan menyimpannya ke dalam text file dengan ekstensi .REG, yang kemudian dapat disimpan atau dipakai orang lain sehingga dapat dengan mudah memodifikasi setting – setting registrynya. Kita dapat melihat isi file – file text ini dengan mengexport suatu Key menjadi file test dan membukanya dengan Notepad, caranya dengan menggunakanRegistry Editor, pilih sembarang Key. Kemudian dari menu “Registry” pilih “Export Registry File …”, tulis nama filenya dan klik Save.

Apa Yang Dilakukan Jika Registry Rusak
======================================
Prosedur pertama sekali : Jangan menelpon Microsoft Technical Support, karena kemungkinan besarmereka tidak akan memberikan pertolongan. Untungnya baik windows 95, 98 dan NT mempunyai mekanisme backup registry yang sederhana dan selalu membuat backup terlebih dahulu. Dalam direktori Windows, ada beberapa file – file yang tersembunyi, empat diantaranya yaitu SYSTEM.DAT, USER.DAT, dan backupnya SYSTEM.DA0 dan USER.DA0. Windows 9x mempunyai feature yang
bagus dimana setiap kali berhasil start dengan baik, ia akan mengkopy registry ke file – file backup ini. sehingga apabila terjadi kesalahan kita dapat merestore registry. Berikut ini adalah cara untuk merestore registry Windows :

1. Klik tombol Start, dan klik Shut Down.

2. Pilih “Restart In MS-DOS Mode”, Klik tombol OK.

3. Ganti ke direktori Windows, ketik cd C:\Windows.

4. Ketik perintah – perintah berikut dan tekan ENTER setiap satu perintah.

attrib -h -r -s system.dat
attrib -h -r -s system.da0
copy system.da0 system.dat
attrib -h -r -s user.dat
attrib -h -r -s user.da0
copy user.da0 user.dat

5. Restart komputer.

Langkah – langkah diatas akan memperbaiki registry kita ke kondisi terakhir kali komputer kita
berjalan normal.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s